Kantor : Jalan By Pass Km. 9,5 - Padang | Tlp. : +62 751 495958

Berita

Wawako Padangi Puji Camat Kuranji Rachmadeny Dewi Putri

  • Publis :02 April 2016
  • 136 x dibuka
  • Wawako Padangi Puji Camat Kuranji Rachmadeny Dewi Putri

    Wakil Walikota Padang H. Emzalmi menilai Rachmadeny Dewi Putri cepat beradaptasi. Hal itu dibuktikan "srikandi" ini setelah sebulan lebih bertugas sebagai camat di Kuranji, dengan pelaksanaan program yang mendapat dukungan para tokoh masyarakat setempat.

    Menurut Wawako Emzalmi, meskipun sebelumnya camat wanita satu-satunya di Kota Padang ini terkesan gamang saat ditempatkan di Kuranji, namun kemudian sangat cepat menyesuaikan diri. Itu semua karena pendekatan yang baik terhadap masyarakat dan para tokoh di Kuranji.

    "Meskipun sebelumnya terkesan gamang masuk Kuranji, karena masyarakat melihat karakter masyarakat disini yang unik. Tetapi kami selaku pimpinan kota cukup mengapresiasi camat yang langsung bisa beradaptasi dan didukung tokoh masyarakat dan warganya," kata Wawako Emzalmi dalam sambutannya pada acara pisah sambut camat Kuranji dari Salisma ke Rachmadeny Dewi Putri di kantor camat setempat, Jumat (1/4) malam.

    Apresiasi juga ditujukan buat Salisma, camat sebelumnya yang bertugas selama satu setengah tahun di Kuranji. Menurutnya, Salisma sudah berhasil menyelesaikan tugasnya, diantaranya pembebasan lahan jalur dua by pass disamping tugas pokok dan fungsinya dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan masyarakat.

    "Keduanya (Salisma dan Rachmadeny) merupakan pejabat terbaik Pemko Padang," imbuh Wawako.

    Sementara itu, Camat Rachmadeny mengaku, saat ini dia manikam jajak (mengikuti jejak) dan menjalankan tugas sesuai yang diamanahkan pimpinan. "Semua yang sudah baik di Kecamatan Kuranji akan kami lanjutkan, sedangkan inovasi-inovasi baru untuk kemajuan juga terus akan rintis bersama tokoh masyarakat dan warga," sebutnya.

    Pada acara pisah sambut ini hadir segenap tokoh masyarakat, anggota DPRD Kota Padang dapil setempat, dari organisasi pemuda dan bundo kanduang.